Dukung Energi Bersih, Muhammadiyah Bangun 2.000 Stasiun Pengisian Listrik di Jateng & DIY

SEMARANG – Muhammadiyah bersama VGreen Indonesia bersiap mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik melalui pembangunan 2.000 titik Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Muhammadiyah (SPKLMU) di Jawa Tengah

Redaksi KabarMuh2

Dukung Energi Bersih, Muhammadiyah Bangun 2.000 Stasiun Pengisian Listrik di Jateng & DIY
Dukung Energi Bersih, Muhammadiyah Bangun 2.000 Stasiun Pengisian Listrik di Jateng & DIY

SEMARANG – Muhammadiyah bersama VGreen Indonesia bersiap mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik melalui pembangunan 2.000 titik Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Muhammadiyah (SPKLMU) di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Langkah ini menjadi salah satu inisiatif terbesar dalam mendukung transisi energi bersih sekaligus memperluas akses infrastruktur kendaraan listrik di Indonesia.

Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah menjadi ujung tombak program ini, dengan menggandeng V-Green Indonesia dalam pengembangan dan pengelolaan SPKLMU. Di Jawa Tengah, program ini menargetkan pembangunan 1.300 titik SPKLMU yang tersebar di 35 kabupaten dan kota.

Ketua PWM Jateng Dr. KH. Tafsir, M.Ag. menyebut kolaborasi ini sebagai solusi nyata dalam menekan polusi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi hijau.

“Kerja sama ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam membangun dan memperkuat ekosistem ekonomi, khususnya di tingkat UMKM, sekaligus mendukung pengembangan energi ramah lingkungan di Jawa Tengah,” ujarnya.

Apresiasi dari Mitra, Dorong Kemajuan Industri Hijau

CEO V-Green Indonesia, Edison Mai Truong Giang, menyambut antusias kemitraan ini dan menyatakan keterbukaannya untuk terus berkolaborasi dalam pengembangan pasar, industri, dan teknologi kendaraan listrik bersama Muhammadiyah.

LP-UMKM PWM Jawa Tengah, Aqib Ossa, memastikan seluruh PDM se-Jateng telah menyatakan dukungan terhadap program ini. Pembangunan akan dilaksanakan secara bertahap, dengan 115 titik pertama yang sudah siap menjalani survei lokasi.

“Tahap pertama, ada 115 titik yang sudah siap untuk melakukan site survey pendirian SPKL. Paling cepat pekan depan sudah mulai melakukan site survey bersama vendor,” ujar Aqib Ossa.

Ia berharap pembangunan dapat rampung secepatnya sebagai bagian dari ikhtiar hijrah LP-UMKM Muhammadiyah dalam mengambil peran aktif sektor transisi dari kendaraan berbahan bakar fosil menuju energi non-fosil yang lebih berkelanjutan.

Menariknya, keterlibatan Muhammadiyah dalam pengembangan teknologi kendaraan listrik bukanlah hal baru. Melalui Universitas Ahmad Dahlan, riset terkait teknologi ini telah dilakukan sejak 2018. Kolaborasi antara dunia pendidikan, organisasi masyarakat, dan sektor industri menunjukkan bagaimana inovasi dan keberlanjutan dapat berjalan beriringan untuk mendukung transformasi energi nasional di masa depan.

Sumber -> Disadur dari laman Times Indonesia. Juni 2026. “Hadirkan Ekosistem Ekonomi Hijau, Muhammadiyah Bangun Ribuan SPKLMu di Jatenghttps://timesindonesia.co.id/peristiwa-nasional/596133/hadirkan-ekosistem-ekonomi-hijau-muhammadiyah-bangun-ribuan-spklmu-di-jateng

Redaksi KabarMuh2

Kuli tinta

Related Post

Leave a Comment