CILACAP – Kontingen Tapak Suci Cilacap berhasil meraih gelar juara umum dalam Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Pencak Silat Bupati Cup tingkat pelajar Kabupaten Cilacap 2026. Dalam kejuaraan yang berlangsung pada Jumat–Sabtu (11–12/9/2026) di Gedung Beladiri KONI, Jalan Dr. Sutomo No. 13, Sidakaya, Cilacap, Tapak Suci mengoleksi 27 medali.
Capaian tersebut terdiri atas 13 medali emas, 6 medali perak, dan 8 medali perunggu. Kejuaraan ini diikuti 12 dari 20 perguruan pencak silat yang terdaftar di Kabupaten Cilacap, dengan peserta dari jenjang SD, SMP, hingga SMA dan sederajat.
Sekretaris Tapak Suci Putera Muhammadiyah Pimda 085 Cilacap, Mohamad Rezza Tio Samhong, menyambut capaian tersebut dengan rasa syukur. Ia menegaskan bahwa prestasi para atlet merupakan hasil kerja bersama.
“Prestasi yang diraih oleh anak-anak kita merupakan hasil kerja keras para atlet, pelatih, serta dukungan penuh dari berbagai pihak,” katanya.
Meski meraih juara umum tingkat kabupaten, Rezza mengingatkan agar para atlet tidak cepat berpuas diri. Menurutnya, prestasi pencak silat Cilacap masih perlu ditingkatkan untuk menghadapi persaingan di tingkat Karesidenan Banyumas.
“Ke depan, pimpinan daerah bersama jajaran terkait telah merencanakan program pembinaan yang jauh lebih intensif, terstruktur dan berkesinambungan,” jelasnya.
Pembinaan tersebut diarahkan untuk memperkuat kemampuan teknik dan mental bertanding atlet agar mampu bersaing di level yang lebih tinggi.
“Ke depannya kontingen pencak silat Kabupaten Cilacap, termasuk dari Tapak Suci, mampu berbicara banyak dan bersaing secara kompetitif di kancah Karesidenan Banyumas maupun tingkat provinsi,” harapnya.
Salah satu atlet Tapak Suci peraih juara pertama, Rahfi Hilmi Prathama, mengaku senang atas prestasi yang diraihnya di kelas E remaja.
“Senang, karena bisa juara 1 lagi dan kali ini juaranya di tingkat Kejurkab, tanding di kelas E remaja,” ungkapnya.
Rahfi menyebut keseriusan berlatih, mengikuti arahan pelatih, menjaga pola makan dan tidur menjadi bagian dari persiapannya. Ia juga menekankan pentingnya doa dan ibadah.
“Restu dan doa orang tua, rajin beribadah tidak meninggalkan sholat, perbanyak dzikir kepada Allah SWT dan banyak berdoa supaya diberi kemudahan ketika tanding serta mengerjakan sholat sunah,” pungkasnya.


