BOJONEGORO – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STIKES Muhammadiyah Bojonegoro gelar Demo Masak Bergizi dan Penyuluhan Kesehatan di Desa Jatilimbing, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro pada Rabu (28/01). Program ini menjadi upaya mahasiswa STIKES Muhammadiyah Bojonegoro untuk membantu pengentasan stunting di Bojonegoro.
Kegiatan ini difokuskan pada edukasi pencegahan anemia pada ibu hamil sebagai salah satu langkah penting dalam menekan risiko stunting sejak dini. Materi yang disampaikan meliputi pengertian anemia pada ibu hamil, tanda dan gejala anemia, dampak anemia terhadap ibu dan janin, makanan yang dianjurkan dan tidak dianjurkan selama kehamilan, serta contoh menu sehat untuk mencegah anemia.
Selain penyuluhan kesehatan, mahasiswa KKN juga melaksanakan demonstrasi memasak snack padat gizi, yakni pudding alpukat, sebagai contoh olahan makanan sederhana yang kaya zat gizi dan mudah dibuat untuk mendukung kebutuhan nutrisi ibu hamil.
Alya Nur Haliza selaku penanggung jawab kegiatan menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran ibu hamil terhadap pentingnya pemenuhan gizi selama kehamilan.
“Pemenuhan gizi yang baik sejak masa kehamilan sangat berperan dalam mencegah anemia dan menurunkan risiko stunting pada anak,” ujarnya.
Sebanyak 14 ibu hamil dan Bidan Desa Jatiblimbing mengikuti rangkaian acara. Para peserta nampak antusias dan aktif berdiskusi selama sesi penyuluhan. Lewat kegiatan ini, para peserta diharapkan mampu menerapkan pola makan bergizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari sebagai upaya mendukung pengentasan stunting sejak masa kehamilan.
Sumber -> Artikel kiriman kontributor. Januari 2026.


