LPO PP Muhammadiyah Jalin Kerja Sama dengan Persejasi, Targetkan 1.000 Komunitas Walking Football

YOGYAKARTA – Lembaga Pengembangan Olahraga (LPO) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menjajaki kerja sama dengan Persatuan Sepak Bola Jalan Kaki Seluruh Indonesia (Persejasi) untuk mengembangkan walking football

Redaksi KabarMuh2

LPO PP Muhammadiyah Jalin Kerja Sama dengan Persejasi, Targetkan 1.000 Komunitas Walking Football
LPO PP Muhammadiyah Jalin Kerja Sama dengan Persejasi, Targetkan 1.000 Komunitas Walking Football

YOGYAKARTA – Lembaga Pengembangan Olahraga (LPO) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menjajaki kerja sama dengan Persatuan Sepak Bola Jalan Kaki Seluruh Indonesia (Persejasi) untuk mengembangkan walking football sebagai olahraga masyarakat, khususnya bagi warga berusia 50 tahun ke atas. Penjajakan ini dibahas dalam pertemuan di Gedung PP Muhammadiyah, Jalan Menteri Supeno No. 42, Yogyakarta, pada Jumat (03/07).

Melalui kolaborasi ini, kedua pihak menargetkan pembentukan 1.000 komunitas walking football dengan memanfaatkan jaringan perguruan tinggi, sekolah, rumah sakit, hingga pimpinan cabang dan ranting Muhammadiyah di seluruh Indonesia.

Ketua LPO PP Muhammadiyah, Dr. Gatot Sugiharto, M.H., menyambut antusias kerja sama ini dan menegaskan kesiapan penuh lembaganya. Ia juga memastikan program ini akan diimplementasikan mulai dari tingkat cabang hingga daerah agar manfaatnya dirasakan seluruh anggota persyarikatan

“LPO PP Muhammadiyah siap sepenuhnya mendukung dan mengembangkan sepak bola berjalan kaki di lingkungan Muhammadiyah. Olahraga ini sangat inklusif, cocok untuk semua usia, dan sejalan dengan semangat Muhammadiyah yang mendorong gaya hidup sehat serta kebersamaan,” ungkapnya.

Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Prof. Dr. Achmad Nurmandi, M.Sc., turut menyambut positif inisiatif ini. Menurutnya, jaringan Muhammadiyah yang tersebar luas menjadi modal besar untuk mempercepat pertumbuhan olahraga tersebut.

“Banyak warga Muhammadiyah yang menyukai sepak bola, tetapi usianya sudah tidak memungkinkan lagi bermain dengan intensitas tinggi,” ujar Nurmandi.

Ketua Persejasi, Hendra Hartono, menjelaskan bahwa organisasinya lahir pada September 2021 dari keprihatinan terhadap sejumlah rekan yang mengalami gangguan kesehatan bahkan meninggal dunia akibat memaksakan diri bermain sepak bola konvensional di usia lanjut.

Ia melihat kolaborasi dengan Muhammadiyah sebagai peluang strategis untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Olahraga (IPO) Indonesia sekaligus menjadi media dakwah membangun budaya hidup sehat.

Kedua pihak juga merancang penyelenggaraan Muhammadiyah Walking Football Championship sebagai ajang kompetisi internal sekaligus persiapan menghadapi Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS). Ke depan, jaringan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) di berbagai negara akan dilibatkan untuk memperkenalkan walking football di tingkat internasional.

Sumber -> Disadur dari berbagai media. Juli 2026.

Redaksi KabarMuh2

Kuli tinta

Tags

Related Post

Leave a Comment