PD Pemuda Muhammadiyah Ogan Ilir Sukses Gelar Musyda, Alumni Timur Tengah Teruskan Tongkat Kepemimpinan

OGAN ILIR – Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Ogan Ilir sukses menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musyda) Tahun 2026 sebagai forum permusyawaratan tertinggi di tingkat daerah pada Sabtu

Kuli Tinta

PD Pemuda Muhammadiyah Ogan Ilir Sukses Gelar Musyda, Alumni Timur Tengah Teruskan Tongkat Kepemimpinan
PD Pemuda Muhammadiyah Ogan Ilir Sukses Gelar Musyda, Alumni Timur Tengah Teruskan Tongkat Kepemimpinan

OGAN ILIR – Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Ogan Ilir sukses menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musyda) Tahun 2026 sebagai forum permusyawaratan tertinggi di tingkat daerah pada Sabtu (28/02).

Musyda tersebut dihadiri oleh Sekretaris  Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sumatera Selatan Aam Miludin, M.Pd, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Ogan Ilir Sudarta Salman, S.E,.M.M, Anggota Pleno PDM Ogan Ilir Membidangi Pemuda Eddy Wahyudin, S.Sos Ortom Tapak Suci Putera Muhammadiyah Pimda 240 Ogan Ilir Nasrowi Jenu, P.Ma.

Musyda kali ini menjadi momentum strategis merumuskan kebijakan organisasi kedepanya. Dalam laporan Ketua Pelaksana Bakti Setiawan menjelaskan peserta diwakili dari berbagai utusan Cabang yang ada di lingkungan Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Ogan Ilir.

Bakti menyatakan, “Musyda tahun ini mengandung spirit besar sebagaimana yang ditegaskan oleh Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, yaitu menghadirkan sosok Negarawan Muda. Kader Pemuda Muhammadiyah diharapkan bertransformasi menjadi future talent yang memiliki wawasan luas, pikiran yang kuat, serta karakter yang mulia. Kita tidak hanya dituntut cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan kokoh dalam integritas,” sambungnya.

Mengusung tema “Menyatukan langkah menuju Pemuda Ogan Ilir Berkemajuan”, Musyda PDPM Ogan Ilir tahun 2026 menegaskan komitmen Pemuda Muhammadiyah untuk terus menjadi pelopor, pelangsung, dan penyempurna perjuangan Muhammadiyah di daerah.

Ketua terpilih Andre Bahrudin, Lc,. M.Pd dalam sambutanya menyebut dirinya masih banyak kekurangan.

“Saya bukanlah kader yang paling layak. Namun Amanah ini saya terima dengan rasa syukur dan kesadaran bahwa ini bukanlah kemuliaan, melainkan tanggung jawab dan  kerja bersama, bukan kerja satu orang. Aklamasi hari ini menjadi tanda bahwa kita ingin berjalan dalam satu barisan. Bagi saya, yang terpenting adalah menjaga persatuan dan konsistensi gerakan.” ujar Andre.

Ia menyebut bahwa Pemuda Muhammadiyah harus tetap berpijak pada nilai keikhlasan, semangat tajdid, dan komitmen pada Islam yang mencerahkan serta membawa manfaat nyata bagi masyarakat.

“Ke depan, fokus kita jelas: menguatkan bidang keagamaan, pendidikan, dan kesehatan. Dengan kepengurusan yang diisi para guru, ulama muda, dan praktisi kesehatan, kita punya modal besar untuk menghadirkan dakwah yang menyejukkan, pendidikan yang berkualitas, serta gerakan hidup sehat yang konkret di tengah masyarakat Ogan Ilir. Pemuda Muhammadiyah harus hadir sebagai solusi dan teladan, bukan hanya ramai dalam kegiatan, tetapi konsisten dalam kontribusi,” ujarnya.

Lewat Musyda yang digelar, Pemuda Muhammadiyah Ogan Ilir berupaya untuk terus menjaga nilai-nilai keislaman, keilmuan, dan kemasyarakatan dalam bingkai ukhuwah yang berkemajuan.

Sumber -> Artikel kiriman Kontributor. Maret 2026.

Kuli Tinta

Kuli tinta

Related Post

Leave a Comment