Kekeringan Melanda Puluhan Desa di Pacitan, LAZISMU Gerak Cepat Salurkan Air Bersih

PACITAN — LAZISMU Pacitan bergerak cepat menyalurkan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Dusun Bedali, Desa Gedompol, serta Dusun Klumpit, Desa Sekar, Kecamatan Donorojo,

Redaksi KabarMuh2

Kekeringan Melanda Puluhan Desa di Pacitan, LAZISMU Gerak Cepat Salurkan Air Bersih
Kekeringan Melanda Puluhan Desa di Pacitan, LAZISMU Gerak Cepat Salurkan Air Bersih

PACITAN — LAZISMU Pacitan bergerak cepat menyalurkan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Dusun Bedali, Desa Gedompol, serta Dusun Klumpit, Desa Sekar, Kecamatan Donorojo, Selasa (6/10). Bantuan ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan harian warga sekaligus mengurangi beban mereka selama krisis air.

“Penyaluran bantuan air bersih pada hari ini merupakan wujud komitmen Lazismu Pacitan dalam merespons krisis air akibat kekeringan yang melanda.”, ujar Ketua Lazismu Pacitan Agus Hadi Prabowo

Agus menambahkan, “Kami berharap distribusi bantuan infaq air bersih ini dapat meringankan beban warga dan memenuhi kebutuhan harian mereka. Terima kasih kepada para donatur yang telah mempercayakan infaqnya melalui Lazismu untuk menyapa saudara-saudara kita yang membutuhkan.”

Kaur Kesra Desa Sekar, Widi, mengapresiasi bantuan tersebut.

“Kami mewakili pemerintah desa dan warga Dusun Klumpit, Desa Sekar, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Lazismu Pacitan atas kepedulian dan bantuan air bersih yang telah didistribusikan hari ini,” ungkapnya.

BPBD Pacitan mencatat 73 desa telah mengajukan bantuan distribusi air bersih hingga awal Oktober 2026. Sebanyak 21.112 kepala keluarga di 246 dusun berada dalam kondisi darurat air bersih.

“Mulai Oktober ini, kita sudah bertambah dibanding bulan kemarin. Jadi, desa yang belum kita dropping itu ada 73 desa, walaupun dalam satu desa itu tidak semua dusun,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pacitan Erwin Andriatmoko, Senin (5/10).

Menurut Erwin, distribusi disesuaikan dengan jumlah warga dan kebutuhan air.

“Jumlah jiwa yang ada, dikalikan dengan jumlah literisasi, nanti ketemu pengirimannya berapa hari sekali. Ada yang sehari sekali atau dua hari sekali,” tuturnya.

Redaksi KabarMuh2

Kuli tinta

Related Post

Leave a Comment