Kolaborasi LAZISMU Mantrijeron dan Kamila Wardrobe Wujudkan Akses Air Bersih di Dusun Manggung

GUNUNGKIDUL — Warga Dusun Manggung, Kalurahan Ngalang, Kapanewon Gedangsari, Gunungkidul, kini dapat menikmati akses air bersih setelah LAZISMU Mantrijeron bersama Kamila Wardrobe menghadirkan Program Air

Redaksi KabarMuh2

Kolaborasi LAZISMU dan Kamila Wardrobe Wujudkan Akses Air Bersih di Dusun Manggung
Kolaborasi LAZISMU dan Kamila Wardrobe Wujudkan Akses Air Bersih di Dusun Manggung

GUNUNGKIDUL — Warga Dusun Manggung, Kalurahan Ngalang, Kapanewon Gedangsari, Gunungkidul, kini dapat menikmati akses air bersih setelah LAZISMU Mantrijeron bersama Kamila Wardrobe menghadirkan Program Air Untuk Negeri. Bantuan tersebut berupa sumur bor, tandon penampungan, dan sistem pipanisasi yang mengalirkan air ke rumah-rumah warga.

Dusun Manggung berada di wilayah yang oleh warga kerap disebut “lantai tiga” karena topografinya yang tinggi. Akses menuju dusun cukup sulit dengan jalan sempit, terjal, dan berbatasan dengan jurang. Kondisi tersebut membuat distribusi air menggunakan armada tangki kerap terkendala, terutama saat musim kemarau.

Sebelum adanya program ini, warga RT 01 mengandalkan sumur ladang dan belik sebagai sumber air. Kondisi sumber air yang terbuka membuat warga menghadapi risiko pencemaran akibat pupuk pertanian maupun bakteri E. coli.

“Selaku perwakilan warga Manggung (RT 01), kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PCM dan LAZISMU Mantrijeron yang telah membantu pembuatan sumur bor ini, serta Bapak Lurah yang terus mengawal. Dulu warga mengonsumsi air sumur ladang yang berisiko mengandung bahan kimia dan kuman koli. Dengan adanya program ini, alhamdulillah warga bisa menikmati air yang sehat dan segar,” ujar Dukuh Manggung, Supartono.

Peresmian program berlangsung Sabtu (22/8/2026) dan dihadiri jajaran PCM dan PCA Mantrijeron, Pemerintah Kalurahan Ngalang, pengurus RT/RW, Karang Taruna, serta masyarakat setempat.

Lurah Ngalang, Suharyanta, menyebut pengeboran di wilayah tersebut menemukan sumber air jernih pada kedalaman sekitar 60 meter.

“Saya yakin karena niat yang baik, semuanya diijabah oleh Allah SWT. Lokasi sumur bor baru ini berada di tempat yang jauh dari pencemaran, sehingga kami optimis hasil uji laboratoriumnya nanti sangat bagus,” ujarnya.

Kepala Kantor LAZISMU Mantrijeron, Suhaibun Febrianto, S.E., menjelaskan program tersebut terwujud melalui kepercayaan donatur, termasuk dana CSR Kamila Wardrobe. Pengerjaan instalasi berlangsung sekitar dua hingga tiga pekan.

Ia menegaskan bantuan tersebut bersifat inklusif dan dapat dimanfaatkan seluruh masyarakat tanpa memandang latar belakang agama.

“Perlu kami tegaskan, meskipun bantuan ini berasal dari keluarga besar Muhammadiyah, fasilitas air bersih ini diperuntukkan bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang agama. Siapa saja boleh memanfaatkannya semaksimal mungkin, karena Islam adalah Rahmatan lil ‘Alamin,” tegasnya.

Perwakilan PCM Mantrijeron, Drs. H. Daelami, menyebut hadirnya infrastruktur air bersih merupakan wujud kepedulian dan persaudaraan kepada warga Manggung. Program ini diharapkan memberi manfaat berkelanjutan sekaligus menjadi amal jariyah bagi para donatur dan pihak yang terlibat.

Redaksi KabarMuh2

Kuli tinta

Related Post

Leave a Comment